Selasa, 15 Oktober 2024

Review Artikel: The Effect of the Project-Based Learning Model with the STEAM Approach on Learning Outcomes of High School Students on the Subject of Material Elasticity

Perkenalkan nama saya Rafa' Anugrah Putri NIM 240321816174. Tulisan ini ditujukan untuk pemenuhan tugas individual pada mata kuliah Landasan Belajar Fisika

Pada blog ini akan mereview serta menganalisis kritis sebuah artikel
 
Judul
The Effect of the Project-Based Learning Model with the STEAM Approach on Learning Outcomes of High School Students on the Subject of Material Elasticity

Pengarang
Subiki, S., Elika, E. T. P., & Anggraeni, F. K. A. (2023). The Effect of the Project-Based Learning Model with the STEAM Approach on Learning Outcomes of High School Students the Subject of Material Elasticity. Jurnal Penelitian Pendidikan IPA9(2), 745-751.
 
Link artikel : The Effect of the Project-Based Learning Model with the STEAM Approach on Learning Outcomes of High School Students on the Subject of Material Elasticity
 

Hasil Analisis  

Berikut adalah analisis dari artikel "The Effect of the Project-Based Learning Model with the STEAM Approach on Learning Outcomes of High School Students on the Subject of Material Elasticity":

 1. Novelty (Kebaruan)

Artikel ini mengangkat penerapan model pembelajaran berbasis proyek (Project-Based Learning/PjBL) yang dikombinasikan dengan pendekatan STEAM (Science, Technology, Engineering, Art, and Mathematics) pada materi elastisitas untuk siswa SMA. Kebaruan dari penelitian ini terletak pada integrasi metode PjBL-STEAM yang bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa dalam konteks fisika, yang masih jarang digunakan dalam materi elastisitas. Kombinasi pendekatan ini menarik karena mengarahkan siswa pada pembelajaran multidisipliner, memberikan pengalaman praktik langsung, dan melibatkan keterampilan berpikir kritis serta kreatif.

 

 2. Kelebihan

- Pendekatan Interdisipliner: Penelitian ini menggabungkan PjBL dan STEAM, memberikan nilai tambah bagi siswa untuk mengaplikasikan pengetahuan secara interdisipliner. Pendekatan ini memfasilitasi pengembangan keterampilan abad ke-21, seperti berpikir kritis, pemecahan masalah, dan kolaborasi.

- Desain Eksperimental: Penelitian menggunakan rancangan eksperimen yang valid (Pretest-Posttest Control Group Design), sehingga hasilnya lebih akurat dalam menunjukkan efek dari PjBL-STEAM pada hasil belajar siswa.

- Aplikasi Praktis: Dengan model PjBL-STEAM, siswa lebih aktif dalam praktikum dan proyek, yang memberikan pengalaman belajar yang lebih bermakna dibandingkan metode ceramah tradisional.

 

 3. Kekurangan

- Penggunaan Fasilitas Terbatas: Artikel ini menyebutkan bahwa keterbatasan fasilitas dan infrastruktur di sekolah menjadi kendala. Hal ini mungkin memengaruhi hasil implementasi pendekatan STEAM yang membutuhkan teknologi dan alat praktikum yang memadai.

- Generalizability: Penelitian ini hanya diterapkan di satu sekolah dengan dua kelas (eksperimen dan kontrol), sehingga hasilnya mungkin kurang mewakili populasi yang lebih luas.

- Distribusi Data Tidak Normal: Data hasil belajar siswa tidak terdistribusi normal, sehingga memerlukan uji statistik tambahan (Mann Whitney U-Test). Kondisi ini mengindikasikan adanya variasi yang cukup besar dalam hasil belajar siswa, yang mungkin memerlukan pendekatan lebih lanjut untuk memastikan keandalan hasil.

 

Artikel ini menunjukkan bahwa kombinasi PjBL dengan pendekatan STEAM memiliki pengaruh positif terhadap hasil belajar siswa. Namun, penelitian lebih lanjut dengan variasi sampel, materi, dan pengujian aspek individu dari pendekatan STEAM diperlukan untuk menguatkan generalisasi hasilnya

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Esai Kecil STEAM

Haloo, perkenalkan saya Rafa' Anugrah Putri NIM 240321816174 disini saya akan menyajikan esai kecil dalam penugasan mata kuliah Landasan...