Minggu, 08 Desember 2024

Analisis Artikel: Problem Based-Learning Performance in Improving Students' Critical Thinking, Motivation, Self-Efficacy, And Students' Learning Interest

Perkenalkan nama saya Rafa' Anugrah Putri NIM 240321816174. Tulisan ini ditujukan untuk pemenuhan tugas individual pada mata kuliah Metodologi Penelitian Kuantitatif

Pada blog ini akan mereview serta menganalisis kritis sebuah artikel
 
Judul
Problem Based-Learning Performance in Improving Students' Critical Thinking, Motivation, Self-Efficacy, And Students' Learning Interest

Pengarang
Andrian, D., Nurhalimah, S., & Loska, F. (2024). Problem Based-Learning Performance in Improving Students' Critical Thinking, Motivation, Self-Efficacy, And Students' Learning Interest. Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika13(1), 259-272.

Link artikel : Klik Disini 

Analisis Kritis 

  • Penggunaan Media Digital Inshot: Penelitian ini memperkenalkan media digital Inshot sebagai pendukung dalam model Problem-Based Learning (PBL), yang jarang digunakan secara spesifik untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis, motivasi, efikasi diri, dan minat belajar dalam konteks pembelajaran matematika.
  • Pengukuran Multivariabel: Artikel ini menonjol dengan pengukuran kompleks yang mencakup empat variabel sekaligus (berpikir kritis, motivasi, efikasi diri, dan minat belajar), menggunakan pendekatan quasi-eksperimental dengan analisis statistik yang mendalam seperti MANCOVA.
  • Fokus pada Konteks Lokal: Penelitian ini mengintegrasikan teknologi dengan budaya lokal di Provinsi Riau, memberikan pendekatan kontekstual yang relevan untuk meningkatkan hasil belajar matematika.
Kelebihan
  • Metodologi yang Kuat:

    • Penggunaan desain quasi-eksperimental memastikan perbandingan yang jelas antara kelas eksperimen dan kontrol.
    • Validasi instrumen dilakukan menggunakan formula Aiken, memastikan instrumen yang digunakan relevan dan valid.
    • Analisis statistik yang rinci (uji normalitas, homogenitas, dan t-test) memberikan kekuatan pada hasil penelitian.
  • Efektivitas PBL dan Media Digital

    Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada empat variabel utama:
    • Motivasi belajar meningkat dengan signifikan (sig. 0,004, t = 3,014).
    • Efikasi diri menunjukkan perbedaan signifikan antara kelas kontrol dan eksperimen (sig. 0,000, t = 8,953).
    • Minat belajar meningkat secara substansial (sig. 0,000, t = 5,448).
    • Kemampuan berpikir kritis juga mengalami peningkatan signifikan (sig. 0,000, t = 4,968).
  • Relevansi dengan Era Digital:

    Pemanfaatan media digital seperti Inshot membuat pembelajaran lebih interaktif dan menarik, sehingga relevan dengan kebutuhan siswa di era digital.
  • Kontribusi pada Literasi Matematika

    Menyediakan strategi untuk mengatasi rendahnya kemampuan matematika siswa Indonesia, sebagaimana diidentifikasi oleh hasil PISA dan TIMSS.
Kekurangan
  • Cakupan Populasi Terbatas: Sampel penelitian hanya diambil dari satu sekolah swasta di Riau, sehingga generalisasi hasil mungkin terbatas untuk konteks yang lebih luas.
  • Keterbatasan Waktu Penelitian: 

    Penelitian ini tidak mengeksplorasi efek jangka panjang dari implementasi PBL dengan media digital, sehingga dampak berkelanjutannya belum diketahui.
  • Kurangnya Integrasi Budaya Lokal: 

    Meskipun artikel menyinggung pentingnya mempertahankan budaya Melayu, tidak ada integrasi eksplisit elemen budaya lokal ke dalam desain pembelajaran.
  • Kompleksitas Implementasi: Penggunaan media digital seperti Inshot membutuhkan pelatihan tambahan untuk guru dan infrastruktur teknologi yang memadai, yang mungkin menjadi tantangan bagi sekolah-sekolah dengan keterbatasan sumber daya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Esai Kecil STEAM

Haloo, perkenalkan saya Rafa' Anugrah Putri NIM 240321816174 disini saya akan menyajikan esai kecil dalam penugasan mata kuliah Landasan...